Ambil Madunya, tapi Jangan hancurkan Sarangnya

lebahDimanapun kelembutan itu berada,ia akan menghiasi tempat itu.Demikian halnya kelembutan itu bila dicabut,ia akan kelihatan tidak sempurna.Kelembutan tutur kata,sifat yang terpuji,senyum yang tulus dibibir dari hati yang lapang,sapaan hangat dan terpuji saat bersua merupakan hiasan-hiasan yang selalu dikenakan oleh orang-orang yang mulia akhlaknya dan sangat baik budi pekertinya.

Semua hal tadi,adalah perilaku dan sifat seorang mukmin,ia di ibaratkan seekor lebah; “bagaimanakah seekor lebah itu dinukilkan…?”

1.) Ia ‘hidup’ dan berkomunitas sesama kelompoknya selalu bekerja sama dan bersarang ditempat yang sama serta bertujuan hanya untuk membuat madu,juga tidak pernah saling menyerang terhadap ‘serangga-serangga’ lain yang hidup berdampingan dengannya.

2.) Selalu memiliki tujuan yang jelas,karena yang dicarinya hanyalah sari-sari bunga dan tidak pernah ‘nyasar’ hinggap dibangkai dan ditempat-tempat yang ‘kotor’.

3.) ‘Makanan’nya yang baik dan bermanfaat,lebah selalu mencari sari pati bunga dalam kesehariannya serta hanya bunga yang telah mekar kelopaknya,disaat yang sama bukan saja ‘mengambil’ dari sari pati bunga akan tetapi membawa manfaat ganda di’bunga’ tersebut.
4.) Meninggalkan tempatnya tanpa ‘noda’ dan cela,karena tidak membuat ‘layu’,malahan bunga menjadi semakin mekar,dan cantik warna kelopaknya karena ‘putik’ yang ditinggalkannya

5.) Tahu tempat ‘bergantung’,tidak pernah didahan yang lemah dan lapuk,tetapi mengerti dimana harus menjadi tempat untuk ‘bergantung’ dalam hidup ini,karena dahan yang ‘Maha Kuat dan Perkasa’lah sebagai tempat bersarangnya.

6.) Dikaruniakan ‘kepak’ untuk terbang,bukan untuk gagah-gagahan,di kasih ‘sengat’ bukan untuk menakut-nakuti,tapi jangan diganggu…!?” Kepak dan sengat siap bekerja untuk menyerang.

7.) Dari awal ‘berproses’sampai akhir tetap menghasilkan yang terbaik dan sempurna yaitu madu.

Di antara manusia terdapat orang-orang “istimewa” yang membuat banyak kepala tunduk dan hormat menyambut kedatangannya,banyak massa berjubel melihat mukannya,banyak hati bersimpati padanya dan banyak jiwa memujanya.Dan mereka itu tak lain adalah orang-orang yang banyak dicintai dan dibicarakan manusia dikarenakan kedermawannya dan kelobaanya,kejujurannya dalam berjual beli,dan keramahannya dalam bergaul.

Mencari banyak teman merupakan tuntunan dalam hidup yang selalu dicontohkan oleh orang-orang yang terhormat dikarenakan akhlak dan perilakunya yang terpuji.Mereka itulah orang-orang yang selalu berada di tengah-tengah kerumunan manusia dengan senyum yang merekah,keramahan yang menentramkan dan sopan santun yang menyejukkan.Dan karena itu,mereka selalu ditanyakan dan didoakan ketika tidak terlihat.

Begitulah,mereka dapat memupuskan rasa dengki dengan emosi yang terkendali,kesabaran yang menyejukkan,dan kemudahan memaafkan yang mententramkan.Mereka adalah orang-orang yang mudah melupakan kejahatan dan mengingat kebaikan orang lain.Karena itu,tatkala kata-kata kotor dan keji terlontar untuk mereka,telinga mereka tidak pernah memerah dibuatnya.Bahkan mereka memandang kata-kata itu sebagai angin lalu yang tak akan pernah kembali.Mau seperti mereka…?”. (Bedah Buku La Tahzan)

6 thoughts on “Ambil Madunya, tapi Jangan hancurkan Sarangnya

      1. hahahhahahaaaaaa……

        maen ke situ
        gak disediain aer atau kuee…….

        apalagi diajak makan.huhhh………….

Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s