Analisa Koefisien Absorpsi Bunyi

ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian untuk menganalisis koefisien absorpsi bunyi pada beberapa jenis bahan beserta dengan kombinasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai koefisien absorpsi bunyi pada bahan dan kombinasinya. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah panel gipsum, gipsum-ijuk, ijuk-gipsum, dan beton busa-ijuk. Pengujian dilakukan dengan metode ruang dengung berdasarkan ISO 354–1985 dengan menggunakan jenis sumber bunyi white noise dan pink noise pada rentang frekuensi 125 Hz – 8000 Hz. Berdasarkan hasil pengujian untuk sumber bunyi white noise diperoleh pada frekuensi rendah panel gipsum-ijuk memiliki α = 0,93, pada frekuensi sedang panel ijuk dengan α = 0,97, pada frekuensi tinggi panel beton busa-ijuk mempunyai α = 0,89. Untuk jenis sumber bunyi pink noisediperoleh pada frekuensi rendah panel gipsum-ijuk mempunyai α = 0,99, pada frekuensi sedang panel ijuk-gipsum mempunyai α = 0,86, dan pada frekuensi tinggi panel ijuk-gipsum mempunyai α = 0,64. Panel ijuk dapat menyerap bunyi dengan baik karena memiliki rongga udara (pori) yang lebih besar dari beton busa dan gipsum, sehingga bunyi yang datang mengenai bahan akan terperangkap di dalam rongga. Panel ijuk memberikan pengaruh pada meningkatnya nilai koefisien absorpsi bunyi bahan kombinasi ketika diletakkan di bagian bawah panel lainnya, namun pada pengujian panel ijuk dan panel ijuk-gipsum tidak terdapat perbedaan nilai koefisien absorpsi yang signifikan.

Kata kunci: Koefisien absorpsi bunyi, white noise, pink noise


Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s