Mie Aceh

Two years ago, my friend came from Jambi. A far city from Banda Aceh, it is about 3 days going there using bus. He asked a truly funny question and suddenly shocked me. He asked “why in Banda Aceh there is no Mie Aceh provided here? Whereas Banda Aceh is part of Aceh province that should provide Mie Aceh also, but the fact say not.” suddenly I laughed loudly after he asked that question. Here we try to study about brand.

Mie Aceh
Mie Aceh

Now I will ask back, why in Aceh there are many Jakarta fried rice? The answer is the same. This is just a trade mark Continue reading “Mie Aceh”

Advertisements

Lady Gaga in Concert: Indonesian Authority is Indecisive

All problems can be resolved if we discuss together. It doesn’t happen in controversial concert of Lady Gaga in Indonesia. This issue blew up in a couple weeks ago. The problem is between Indonesian authority, FPI and Lady Gaga that almost cancel the mega concert in Jakarta because of who Lady Gaga is, eastern norm and morality effect.


The mother monster, that Lady Gaga is called has a big fans club in the world. Even in twitter, Lady Gaga has followers more than Barrack Obama has as US President. Indonesia as the forth crowded country in the world has 241,452,952 people that spread out all over in this archipelago country has a lot of Lady Gaga’s fans. In Lady Gaga world concert, Continue reading “Lady Gaga in Concert: Indonesian Authority is Indecisive”

8.9 SR earthquake hit Aceh

After tsunami attack Sumatra Island especially in Aceh in 2004. All Aceh people feel a horrible traumatic to each earthquake is happened in Aceh. Three days ago, a big earthquake hit to Aceh again, and leaves a huge traumatic again and again. April 11, 2012 is my horrible nightmare.
When I and my friends come together in the Biophysics Laboratory, suddenly the laboratory is sway. All people shock and go over the room. We go away from the building to save ourselves from fallen building. Fortunately the building is still good and no one is broken by the quake. The quake is about three to four minutes, the scale about 8.9 SR, it is almost the same with the last quake in 2004 which has the scale about 9.3 SR so that tsunami came. Continue reading “8.9 SR earthquake hit Aceh”

Aku tidak suka dokter

Profesi yang banyak diincar oleh kaum muda sekarang ini adalah dokter. Banyak diantara mereka yang ingin jadi dokter karena lapangan pekerjaan seorang dokter sangat menjanjikan. Setelah selesai koas, pada dokter muda atau apalah namanya akan sangat mudah diangkat menjadi seorang dokter. Bila begitu banyak yang ingin menjadi dokter, siapa yang akan menjadi pasien? Data statistic menunjukkan ada begitu banyak calon mahasiswa Fakultas Kedokteran tiap tahunnya yang berbanding lurus dengan pertumbuhan dokter-dokter masa depan. Namun sangat disayangkan, kuantitas berbanding terbalik dengan kualitas. Hal ini menyebabkan aku tidak percaya sepenuhnya sama dokter-dokter yang ada. Mereka telah banyak mengecewakanku. Diantara beberapa kasus yang membuat aku bertambah geram dengan dokter adalah, banyaknya masyarakat yang berobat ke luar negeri. Ayahku divonis diabetes, padahal tidak. Gigiku ditambal dua kali dalam dua hari, dan keduanya lepas lagi.

Faktanya, seorang gubernur Aceh ketika sakit berat, beliau lebih memilih berobat ke luar negeri. Di Negara tetangga, pengobatannya terjamin dengan harga yang tidak terlalu mahal seperti halnya berobat di dalam negeri. Dan yang terjadi di lapangan adalah, begitu banyaknya orang yang blebih memilih berobat di Negara tetangga Continue reading “Aku tidak suka dokter”

Tubuh juga punya jadwal

Pada waktu2 tertentu , sistem tubuh kita MEMBUANG RACUN di dalamnya. Bila kita MENGENALI JADWALNYA, kita dapat MEMAKSIMALKAN PEMBUANGAN RACUN tsb.

TIDUR TERLALU MALAM atau BANGUN TERLALU SIANG, Bisa Mengacaukan Proses PEMBUANGAN ZAT-ZAT tidak Berguna.

Selain itu, dari Tengah Malam s/d pukul 04.00 Dini hari adalah WAKTU BAGI SUMSUM TULANG BELAKANG utk:

MEMPRODUKSI DARAH. SEBAB ITU, TIDURLAH YG NYENYAK & JANGAN BEGADANG. Continue reading “Tubuh juga punya jadwal”

University of Southampton menyambut mahasiswa internasional!

Tentang kami

University of Southampton didirikan pada tahun 1862 (mulanya dikenal sebagai Hartley Institute) dan kini menjadi universitas Inggris papan atas, anggota Russell Group (20 universitas penelitian terkemuka di Inggris) yang bergengsi dan memiliki peringkat dalam 100 universitas terbaik dunia (Peringkat Universitas Dunia The Times Higher Education Supplement).


Tinggal dan belajar di Southampton merupakan pengalaman yang unik dan menyenangkan. Fasilitas kami yang modern dan lingkungan yang mendukung adalah resep mengesankan untuk kesuksesan pribadi dan beragam peluang masa depan. Continue reading “University of Southampton menyambut mahasiswa internasional!”

PEMUDA, bambu runcing yang tumpul

Melihat kenyataan yang terjadi dewasa ini di Aceh khususnya kota Langsa dan Indonesia pada umumnya membutuhkan sosok pemuda dan pemudi yang bertanggung jawab dan mampu bekerjasama, aktif dan produktif dalam pembangunan baik itu untuk sektor material mampun spiritual. Kota langsa yang menjadi kota madya sejak tahun 2001 belumlah memiliki sebuah perubahan yang signifikan dalam berbagai bidang. Kecenderungan kurangnya kerjasama antara para penerus bangsa ini membuat kota Langsa terlantarkan. Begitu banyak opini maupun pemberitaan tentang merosotnya moral para pemuda di kota ini, penegak hukum yang seharusnya menegakkan kebenaran malah Continue reading “PEMUDA, bambu runcing yang tumpul”

Peneliti, terasing di negeri sendiri

Beberapa hari terakhir, pembicaraan tentang profesi peneliti dan kesejahteraannya marak diberitakan di berbagai media baik cetak maupun elektronik.

Beberapa waktu lalu, ketika marak perseteruan dengan Malaysia karena kasus penanahan DKP profesi Peneliti ini terbawa-bawa sampai ke negeri jiran. Pada waktu itu, diungkapkan banyaknya peneliti yang hengkang ke Malaysia karena permasalahan tidak ada penghargaan yang layak alias gaji yang minim di Indonesia.

Selain itu, baru-baru ini Angelina Sondakh anggota DPR dari Partai Demokrat Continue reading “Peneliti, terasing di negeri sendiri”